Dosis Meminum Obat Sakit Perut dan Cara Meminumnya

Domperidone termasuk dalam kelompok obat yang disebut dopamine antagonist. Obat ini digunakan untuk mengobati gerakan lambat pada saluran pencernaan yang berhubungan dengan diabetes dan gastritis (radang selaput perut). Domperidone juga digunakan untuk mencegah masalah perut seperti mual dan muntah. Seperti apakah bentuk obat satu ini dan bagaimana cara meminumnya?

Seperti Apakah Bentuk Obat Domperidone?

Domparidone adalah obat yang berbentuk tablet putih, bulat, dilapisi dengan logo “P” dan mengandung 10 mg domperidone. Bahan nonmedisinal yang terkandung dalam dopamine adalah :

  1. Laktosa dan tepung maizena
  2. Selulosa mikrokristalin
  3. Povidone
  4. Magnesium stearate
  5. Natrium benzoate
  6. Natrium silangarmosa
  7. Polietilen glikol
  8. Hidroksipropil metilselulosa
  9. Hidroksipropil selulosa
  10. Titanium dioksida.

Obat ini mungkin tersedia dengan berbagai merek atau dalam beberapa bentuk yang berbeda. Dokter mungkin menyarankan obat ini untuk diberikan kepada pasien dengan kondisi perut mual. Jika Anda belum membicarakan hal ini dengan dokter Anda atau tidak yakin mengapa Anda harus minum obat ini, bicarakan dengan dokter Anda. Jangan minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

Jangan memberikan obat domperidone secara sembarangan kepada orang lain, bahkan meski mereka memiliki gejala yang sama seperti Anda. Hal ini bisa berbahaya bagi orang lain jika dokter  belum meresepkannya.

Bagaimana Anda Harus Menggunakan Obat Ini?

Domperidone dosis dewasa yang biasa digunakan adalah 10 mg, diminum 15 hingga 30 menit sebelum makan. Dosis maksimum yang disarankan adalah total 30 mg setiap hari untuk durasi perawatan sesingkat mungkin.

Banyak hal yang dapat memengaruhi dosis obat yang dibutuhkan seseorang, seperti berat badan, kondisi medis lainnya, dan obat lain. Jika dokter Anda merekomendasikan dosis berbeda dari yang tercantum di atas, maka jangan mengubah cara Anda minum tanpa berkonsultasi dahulu dengan dokter Anda.

Sangat penting kaitannya agar obat tersebut diminum persis seperti yang ditentukan oleh dokter Anda. Jika Anda melewatkan satu dosis, minum sesegera mungkin dan lanjutkan dengan jadwal rutin Anda. Jika sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan dengan jadwal dosis harian Anda.

Jangan mengambil dosis double untuk menebus dosis yang terlewat. Jika Anda tidak yakin apa yang harus dilakukan setelah melewatkan dosis Anda, hubungi dokter atau apoteker Anda untuk meminta nasihat.

Simpan obat tersebut pada suhu kamar, lindungi dari cahaya dan kelembaban, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak agar tidak dikonsumsi karena bisa mengganggu DHA dan kecerdasan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *